Keywords: Artemia, frozen, growth, liquid, powder, vaname shrimp. PENDAHULUAN Udang vaname merupakan salah satu jenis udang yang telah banyak dibudidayakan di Indonesia. Usaha pembenihan udang vaname memiliki peluang yang tinggi karena permintaan pasar terhadap ketersediaan udang vaname dari tahun ke tahun semakin meningkat. Brian Zuliyan, Agustono Agustono, Woro Hastuti Satyantini, PENGARUH SUBTITUSI KEDELAI DENGAN FERMENTASI TEPUNG DAUN LAMTORO PADA PAKAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) TERHADAP NILAI KECERNAAN PROTEIN DAN KECERNAAN ENERGI , Journal of Aquaculture and Fish Health: Vol. 6 No. 3 (2017): JAFH Vol. 6 No. 3 September 2017 Tujuan penelitian ini adalah mengetahui cara pemberian pakan yang tepat untuk udang vaname ( Litopenaeus vanamei ) dengan menggunakan sitem index. Penelitian ini dilakukan di IPU Situbondo. Metode yang digunakan dalam peneltiian adalah metode deskriptif dengan dua teknik pengambilan data yakni data primer dan data sekunder. Pemberian pakan buatan untuk larva diberikan selama 8 kali pemberian yaitu pada pukul 07.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB, 20.00 WIB, 22.00 WIB, 01.00 WIB, dan 04.00 WIB. Pakan diberikan secara merata menggunakan gayung pakan. Pakan alami berupa alga diberikan pada saat setelah dilakukan sirkulasi air. diberikan pada benih udang vaname. Lactobacillus yang dicampur dalam pakan akan mengalami pertumbuhan dan menghasilkan zat antimikroba yang dapat menghambat bakteri pathogen. Selain itu Lactobacillus yang dicampurkan dalam pakan akan meningkatkan kualitas pakan dengan cara fermentasi pakan (Syadillah et al., 2020). Budidaya teknologi intensif Udang Vaname (Litopenaeus vannamei), dicirikan dengan padat penebaran benih tinggi, mempergunakan pakan tambahan (pellet) sebagai pakan utama, dan sarana dan prasarana yang lengkap baik konstruksi maupun manajemen berbudidayanya. Kandungan protein pakan udang buatan (pellet) cukup tinggi, yaitu sekitar fermentasi pakan udang menggunakan probiotik supaya bisa menanggulangi permasalahan menurunnya kualitas air maupun meningkatnya bakteri patogen di saluran pencernaan dan media pemeliharaan udang. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan fermentasi pakan udang vaname dengan pola intensif dengan menggunakan probiotik. standar kebutuhan pakan udang dan harga pakan yang mahal. Saat ini penelitian pakan diarahkan kepada penciptaan pakan udang yang murah, nutrisi lengkap dan ramah lingkungan. Pemanfaatan bahan-bahan lokal menjadi pakan fermentasi dapat menjadi alternative untuk mengurangi biaya produksi pakan udang. Pakan fermentasi adalah sebuah 2.1.2 Kandungan limbah budidaya udang Limbah budidaya udang dihasilkan dari pakan yang tidak di makan habis oleh udang dan menghasilkan limbah. Limbah tersebut bisa berbentuk limbah organik dari hasil metabolisme sisa pakan udang, selanjutnya ekosistem yang diperairan akan terganggu jika bahan terlarut terbuang ke badan perairan, karena limbah Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya udang vaname pada sistem super-intensif dengan padat tebar 550–650 ekor/m2 dapat menghasilkan udang dengan bobot rata-rata berkisar antara 15.91–19. zPM0rN.